Tampilkan postingan dengan label scout. Tampilkan semua postingan
DHARMA
Hai kakak apa kabarnya long week end yang padat saat ini?
hampir disetiap minggu terjadi long week end, berbahagialah yang memiliki kampung halaman. Kesempatan emas ini biasanya diambil untuk ambil mudik sebelum puasa, apalagi yang kampungnya bisa ditempuh tidak sampai seharian perjalanan. Berkunjung kerumah saudara dan berziarah makam tentunya.
Terlalu jauh tentunya saya berbasa basi, oke kakak sesuai judul untuk kedua kalinya dalam blog ini saya membahas tentang Dasa Dharma Pramuka. Tentu kakak sebagai seorang anggota pramuka sangat hapal apa itu Dasa Dharma Pramuka pastinya...
Dasa yang memiliki arti sepuluh dan Dharma yang memiliki arti perbuatan baik/kebajikan. Sehingga jika digabungkan bahwa Dasa Dharma adalah sepuluh perbuatan baik / kebajikan seorang Pramuka tentunya. sehingga Dasa Dharma bisa dirujuk sebagai referensi tindak tanduk dan sikap seorang pramuka, yuk kita simak isi dari Dasa Dharma tersebut
Balik lagi ke long week end minggu ketiga di bulan April 2017, salah satu gugus depan yang berada di Serpong melaksanakan kegiatan camping di Mandalawangi, Cibodas - Bogor - Jawa Barat. Beberapa orang pengurus Kwartir Ranting Serpong berencana untuk melakukan kunjungan di hari Sabtu, selepas mengajar di gugus depannya.
Meeting point di basecamp kwartir ranting serpong dijadwalkan pukul 13.30 WIB agar perjalanan tidak terlalu malam sampai tujuan. Tapi karena satu dan lain hal, kakak-kakak tersebut berangkat sekitar pukul 15.30 WIB, perjalanan cukup lancar begitu dengan cuaca hujan begitu lancarnya saat kakak-kakak tersebut baru saja melewati gerbang selamat datang kota Bogor. Sehingga memaksa kakak-kakak tersebut beristirahat dan menghangatkan badan mereka plus Ibadah Shalat AShar disebuah pom bensin pinggir jalan. Mengingat mereka saat itu menggunakan kendaraan roda dua,
Setelah dirasa istirahat cukup mereka melanjutkan perjalanan, saat melewati tol arah Sukabumi ada sesuatu yang terlihat janggal...Biasanya banyak kendaraan roda empat atau lebih yang keluar tol tapi saat itu begitu sepi, sempat terpikir oleh salah satu dari mereka "tumben yah long week end sekarang jalanan kaya punya sendiri" dan diamini oleh kakak-kakak yang lainnya.
Begitu pula saat mereka melintasi gerbang tol ciawi, tidak dialihkan bahkan kendaraan roda empat yang keluar dari pintu tol bisa dihitung jari. So perjalanan kami lanjutkan menikmati arus lalu lintas yang tidak biasa di Sabtu sore. Tapi saat menanjak memasuki Gadog kami harus terhenti karena ada kecelakaan beruntun yang terjadi, warga menghalau untuk tidak melintas dan di arahkan kejalan alternatif belok kiri dari tanjakan tersebut.
Karena banyak kendaraan yang mengambil alternatif tersebut maka mereka berfikir bahwa kendaraan roda dua tersebut semuanya satu tujuan. Sisi lain dari gadog dapat dilihat dari jalan tersebut yang berkelok-kelok dan terus naik, sehingga harus ekstra konsentrasi khawatir jika ada kendaraan lain diarah yang berlawanan. dipertengahan perjalanan kakak-kakak menemukan masalah. Bahwa yang dituju mereka ternyata kebun singkong dengan jalan tanah yang tidak manusiawi.
Namun ada seorang pengendara harley bilang "Ayo ikut saja ini, jalannya benar kok tinggal lurus saja, kalau putar balik jauh lagi jalannya. Ikuti saya saja". Sambil berlalu mengendarai motornya. Kakak-kakak saat itu belum yakin untuk melalui jalan tersebut sampai ada yang lewat dan berkata "Bener ini jalannya kata google map, cuma 20 menit dari sini". Dengan setengah hati mereka akhirnya memilih ikut melalui jalan tersebut mengingat waktu sebentar lagi maghrib.
Difoto dari bagian belakang karena kakak-kakak yang dibonceng minta untuk turun dari motor dan memilih berjalan kaki.
Tak jauh dari kakak-kaka tersebut ada sebuah motor yang berhenti karena standar dua motornya tidak bisa naik, setelah diperiksa ternyata "per" standar duanya hilang. mungkin karena medan jalan yang tidak bersahabat. Motor tersebut terdiri dari satu keluarga; ayah, ibu dan dua anaknya harus berkutat di medan jalan seperti itu.
Akhirnya kakak-kakak memutuskan untuk, berhenti dan menemani keluarga tersebut mencoba mengikat standar dua-nya agar motor bisa berjalan kembali. Dan alhasil mereka ditinggal oleh rombongan motor tadi di jalan seperti ini:
Waktu semakin sore dan tidak ada lagi kendaraan yang lewat, kalaupun ada mereka hanya bertanya benar ini jalannya : lalu melanjutkan perjalanan. Menurut cerita si bapak sudah meminta kakak-kakak untuk melanjtkan perjalanan, tapi melihat keadaan kakak-kakak tetap tinggal bahkan mencoba menghibur anak-anak mereka yang mulai ketakutan karena kondisi sudah agak gelap.
Setelah standar dua berhasil diikat perjalanan dilanjutkan tapi masalah si-standar dua tidak selesai sampai disana. Karena tali yang mengikatnya tidak cukup kuat maka dipertengahan perjalanan jatuh lagi, sampai beberapa kali. Namun, kakak-kakak masih tetap setia mencari solusi, anak perempuan si bapak berkata "Aku tahu cara buat tali, aku pernah diajarkan caranya" "dari apa?" tanya salah satu kakak" tertarik. "dari plastik bisa" lanjutnya. "Sayang yah disini tidak ada plastik" ucap si kakak. "Jas hujan saya plastik kan?" tanya-nya. "Iya tapi hujan belum berhenti nanti kamu malah kehujanan" jawab kakak yang lain. Inilah prepare ternyata penting, saat hal yang tak terduga perlengkapan yang spele harusnya ada disaku.
Disela-sela berhenti karena lagi-lagi kami harus meng-akal-i si-standar dua agar tidak jatuh. Si Ibu berkata "untung bertemu orang baik". "gak tahu jadinya kalau kami ditinggal sendiri dari jalan tadi". Si bapak pun menanyakan asal kakak-kakak dan tujuan, beliaupun menceritakan tujuannya dan tempat tinggalnya. Untuk kesekian kali bapak tersebut tidak enak, menyuruh kami untuk berjalan meninggalkan mereka karena jalan yang terakhir medannya sudah cukup bagus. "Tenang saja pak kami tidak sedang mengejar waktu dan buru-buru kami niatnya santai kok pak, cuma mau nengok yang camping".
Dan akhirnya mereka temukan jalan keluar, ke jalan raya setelah beberapa kali bertanya karena jawabannya sama hanya lurus saja ^_^ setiap bertanya.
Kakak-kakakpun terpisah dari keluarga tersebut mencari pom bensin terdekat untuk membersihkan diri, dan sedikit beristirahat. Sebelum melanjutkan perjalanan ke mandalawangi.
Lalu apa hubungannya dengan dasa dharma?
Jelas berhubungan dan sangat erat hubungannya, ada beberapa dasa dharma yang telah diamalkan oleh kakak-kakak tersebut selama perjalanan. Bukan bermaksud membanggakan diri tapi itu real, bukan cari sensasi atau simpati. Karena keluarga itu pun hanya akan bercerita kakak-kakak tanpa nama yang membantu mereka di jalan. Tapi untuk diri kakak-kakak tersebut sudah tertanam dasa dharma bukan hanya dilisan saat mengajarkan ke peserta didik tapi juga diterapkan tanpa mereka sadari.
Saat mereka bercerita didalam tenda tentang perjalanan mereka hari ini, saya pribadi mengambil hikmah dan pelajaran. Ternyata tuhan masih sayang mereka sehingga terhindar dari kecelakaan yang terjadi coba seandainya mereka jalan dan pas berada di TKP apa yang terjadi. Disaat yang sulit jangakan menolong orang lain tapi kakak-kakak tersebut rela, untuk tinggal dan menemani. Sedangkan yang lewat dan berlalu itu adalah anak-anak muda yang mungkin bisa membantu si Bapak dalam menyelesaikan masalahnya, tapi tidak peduli dan berlalu begitu saja.
Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia, yang ada dihati kakak-kakak saat itu sehingga memilih tinggal. Mungkin berpikir bagaimana, jika itu adalah keluarga kami?
Rela Menolong dan Tabah, rela untuk zaman sekarang itu sulit dilakukan semua harus ber-pamrih, ajaib jika masih ada anak-anak muda yang rela tanpa pamrih.
Terakhir, kenapa kakak-kakak itu dapat mengamalkan Dasa Dharma tanpa disadarinya, mereka bilang "Ah, yang kami lakukan biasa saja tidak ada yang istimewa". Namun bagi saya itu luar biasa tanpa disadarinya Dasa Dharma tidak lagi diucap tapi telah diamalkan. Dan pembina mereka telah berhasil mendidik adik-adiknya.
Pernah ada salah seorang pembina berkata "berhasil atau tidaknya didikan kita tidak bisa dilihat hari ini kak, tapi 25 tahun yang akan datang, adik-adik kakak akan menjadi apa kelak". Bukan menjadi apa profesinya tapi apakah adik-adik kakak dapat membentuk karakternya sendiri, atau masih menggelayut menjadi beban buat orang lain.
#jadilah manusia berdaya guna
hampir disetiap minggu terjadi long week end, berbahagialah yang memiliki kampung halaman. Kesempatan emas ini biasanya diambil untuk ambil mudik sebelum puasa, apalagi yang kampungnya bisa ditempuh tidak sampai seharian perjalanan. Berkunjung kerumah saudara dan berziarah makam tentunya.
Terlalu jauh tentunya saya berbasa basi, oke kakak sesuai judul untuk kedua kalinya dalam blog ini saya membahas tentang Dasa Dharma Pramuka. Tentu kakak sebagai seorang anggota pramuka sangat hapal apa itu Dasa Dharma Pramuka pastinya...
Dasa yang memiliki arti sepuluh dan Dharma yang memiliki arti perbuatan baik/kebajikan. Sehingga jika digabungkan bahwa Dasa Dharma adalah sepuluh perbuatan baik / kebajikan seorang Pramuka tentunya. sehingga Dasa Dharma bisa dirujuk sebagai referensi tindak tanduk dan sikap seorang pramuka, yuk kita simak isi dari Dasa Dharma tersebut
Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu:
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.
3. Patriot yang Sopan dan Ksatria.
4. Patuh dan Suka Bermusyawarah.
5. Rela Menolong dan Tabah.
6. Rajin, Trampil dan Gembira.
7. Hemat, Cermat dan Bersahaja.
8. Disiplin, Berani dan Setia.
9. Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya.
10. Suci Dalam Pikiran Perkataan dan Perbuatan.
Balik lagi ke long week end minggu ketiga di bulan April 2017, salah satu gugus depan yang berada di Serpong melaksanakan kegiatan camping di Mandalawangi, Cibodas - Bogor - Jawa Barat. Beberapa orang pengurus Kwartir Ranting Serpong berencana untuk melakukan kunjungan di hari Sabtu, selepas mengajar di gugus depannya.
Meeting point di basecamp kwartir ranting serpong dijadwalkan pukul 13.30 WIB agar perjalanan tidak terlalu malam sampai tujuan. Tapi karena satu dan lain hal, kakak-kakak tersebut berangkat sekitar pukul 15.30 WIB, perjalanan cukup lancar begitu dengan cuaca hujan begitu lancarnya saat kakak-kakak tersebut baru saja melewati gerbang selamat datang kota Bogor. Sehingga memaksa kakak-kakak tersebut beristirahat dan menghangatkan badan mereka plus Ibadah Shalat AShar disebuah pom bensin pinggir jalan. Mengingat mereka saat itu menggunakan kendaraan roda dua,
Setelah dirasa istirahat cukup mereka melanjutkan perjalanan, saat melewati tol arah Sukabumi ada sesuatu yang terlihat janggal...Biasanya banyak kendaraan roda empat atau lebih yang keluar tol tapi saat itu begitu sepi, sempat terpikir oleh salah satu dari mereka "tumben yah long week end sekarang jalanan kaya punya sendiri" dan diamini oleh kakak-kakak yang lainnya.
Begitu pula saat mereka melintasi gerbang tol ciawi, tidak dialihkan bahkan kendaraan roda empat yang keluar dari pintu tol bisa dihitung jari. So perjalanan kami lanjutkan menikmati arus lalu lintas yang tidak biasa di Sabtu sore. Tapi saat menanjak memasuki Gadog kami harus terhenti karena ada kecelakaan beruntun yang terjadi, warga menghalau untuk tidak melintas dan di arahkan kejalan alternatif belok kiri dari tanjakan tersebut.
Karena banyak kendaraan yang mengambil alternatif tersebut maka mereka berfikir bahwa kendaraan roda dua tersebut semuanya satu tujuan. Sisi lain dari gadog dapat dilihat dari jalan tersebut yang berkelok-kelok dan terus naik, sehingga harus ekstra konsentrasi khawatir jika ada kendaraan lain diarah yang berlawanan. dipertengahan perjalanan kakak-kakak menemukan masalah. Bahwa yang dituju mereka ternyata kebun singkong dengan jalan tanah yang tidak manusiawi.
Namun ada seorang pengendara harley bilang "Ayo ikut saja ini, jalannya benar kok tinggal lurus saja, kalau putar balik jauh lagi jalannya. Ikuti saya saja". Sambil berlalu mengendarai motornya. Kakak-kakak saat itu belum yakin untuk melalui jalan tersebut sampai ada yang lewat dan berkata "Bener ini jalannya kata google map, cuma 20 menit dari sini". Dengan setengah hati mereka akhirnya memilih ikut melalui jalan tersebut mengingat waktu sebentar lagi maghrib.
Difoto dari bagian belakang karena kakak-kakak yang dibonceng minta untuk turun dari motor dan memilih berjalan kaki.
Tak jauh dari kakak-kaka tersebut ada sebuah motor yang berhenti karena standar dua motornya tidak bisa naik, setelah diperiksa ternyata "per" standar duanya hilang. mungkin karena medan jalan yang tidak bersahabat. Motor tersebut terdiri dari satu keluarga; ayah, ibu dan dua anaknya harus berkutat di medan jalan seperti itu.
Akhirnya kakak-kakak memutuskan untuk, berhenti dan menemani keluarga tersebut mencoba mengikat standar dua-nya agar motor bisa berjalan kembali. Dan alhasil mereka ditinggal oleh rombongan motor tadi di jalan seperti ini:
Waktu semakin sore dan tidak ada lagi kendaraan yang lewat, kalaupun ada mereka hanya bertanya benar ini jalannya : lalu melanjutkan perjalanan. Menurut cerita si bapak sudah meminta kakak-kakak untuk melanjtkan perjalanan, tapi melihat keadaan kakak-kakak tetap tinggal bahkan mencoba menghibur anak-anak mereka yang mulai ketakutan karena kondisi sudah agak gelap.
Setelah standar dua berhasil diikat perjalanan dilanjutkan tapi masalah si-standar dua tidak selesai sampai disana. Karena tali yang mengikatnya tidak cukup kuat maka dipertengahan perjalanan jatuh lagi, sampai beberapa kali. Namun, kakak-kakak masih tetap setia mencari solusi, anak perempuan si bapak berkata "Aku tahu cara buat tali, aku pernah diajarkan caranya" "dari apa?" tanya salah satu kakak" tertarik. "dari plastik bisa" lanjutnya. "Sayang yah disini tidak ada plastik" ucap si kakak. "Jas hujan saya plastik kan?" tanya-nya. "Iya tapi hujan belum berhenti nanti kamu malah kehujanan" jawab kakak yang lain. Inilah prepare ternyata penting, saat hal yang tak terduga perlengkapan yang spele harusnya ada disaku.
Disela-sela berhenti karena lagi-lagi kami harus meng-akal-i si-standar dua agar tidak jatuh. Si Ibu berkata "untung bertemu orang baik". "gak tahu jadinya kalau kami ditinggal sendiri dari jalan tadi". Si bapak pun menanyakan asal kakak-kakak dan tujuan, beliaupun menceritakan tujuannya dan tempat tinggalnya. Untuk kesekian kali bapak tersebut tidak enak, menyuruh kami untuk berjalan meninggalkan mereka karena jalan yang terakhir medannya sudah cukup bagus. "Tenang saja pak kami tidak sedang mengejar waktu dan buru-buru kami niatnya santai kok pak, cuma mau nengok yang camping".
Dan akhirnya mereka temukan jalan keluar, ke jalan raya setelah beberapa kali bertanya karena jawabannya sama hanya lurus saja ^_^ setiap bertanya.
Kakak-kakakpun terpisah dari keluarga tersebut mencari pom bensin terdekat untuk membersihkan diri, dan sedikit beristirahat. Sebelum melanjutkan perjalanan ke mandalawangi.
Lalu apa hubungannya dengan dasa dharma?
Jelas berhubungan dan sangat erat hubungannya, ada beberapa dasa dharma yang telah diamalkan oleh kakak-kakak tersebut selama perjalanan. Bukan bermaksud membanggakan diri tapi itu real, bukan cari sensasi atau simpati. Karena keluarga itu pun hanya akan bercerita kakak-kakak tanpa nama yang membantu mereka di jalan. Tapi untuk diri kakak-kakak tersebut sudah tertanam dasa dharma bukan hanya dilisan saat mengajarkan ke peserta didik tapi juga diterapkan tanpa mereka sadari.
Saat mereka bercerita didalam tenda tentang perjalanan mereka hari ini, saya pribadi mengambil hikmah dan pelajaran. Ternyata tuhan masih sayang mereka sehingga terhindar dari kecelakaan yang terjadi coba seandainya mereka jalan dan pas berada di TKP apa yang terjadi. Disaat yang sulit jangakan menolong orang lain tapi kakak-kakak tersebut rela, untuk tinggal dan menemani. Sedangkan yang lewat dan berlalu itu adalah anak-anak muda yang mungkin bisa membantu si Bapak dalam menyelesaikan masalahnya, tapi tidak peduli dan berlalu begitu saja.
Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia, yang ada dihati kakak-kakak saat itu sehingga memilih tinggal. Mungkin berpikir bagaimana, jika itu adalah keluarga kami?
Rela Menolong dan Tabah, rela untuk zaman sekarang itu sulit dilakukan semua harus ber-pamrih, ajaib jika masih ada anak-anak muda yang rela tanpa pamrih.
Terakhir, kenapa kakak-kakak itu dapat mengamalkan Dasa Dharma tanpa disadarinya, mereka bilang "Ah, yang kami lakukan biasa saja tidak ada yang istimewa". Namun bagi saya itu luar biasa tanpa disadarinya Dasa Dharma tidak lagi diucap tapi telah diamalkan. Dan pembina mereka telah berhasil mendidik adik-adiknya.
Pernah ada salah seorang pembina berkata "berhasil atau tidaknya didikan kita tidak bisa dilihat hari ini kak, tapi 25 tahun yang akan datang, adik-adik kakak akan menjadi apa kelak". Bukan menjadi apa profesinya tapi apakah adik-adik kakak dapat membentuk karakternya sendiri, atau masih menggelayut menjadi beban buat orang lain.
#jadilah manusia berdaya guna
Latihan Gabungan
Halo kakak-kakak apa kabar?
Sudah hampir long week end lagi yah...
Sudah punya rencana akan beraktivitas apa week end kali ini?
Tapi saya yakin long week end kali ini tidak akan terlalu macet karena sebagian muslim Indonesia sedang menjalankan ibadah puasa.
Tapi bukan berarti karena puasa, kita membatasi gerak kak. Semangat harus tetap semangat pagi.
Serpong, 21 Mei 2017
Minggu pagi saya harus sudah berlari-lari kecil, lari-lari didalam rumah apalagi dari kamar tidur ke kamar mandi.
Ada apa gerangan? Hari ini Pramuka Serpong akan mengadakan kegiatan kak.
Biasanya pagi-pagi saya masih melekat dengan kasur dan saudara-saudaranya, hari ini harus bangun lebih pagi.
Setelah memilih-milih baju dan tentu saja mengenakannya, maklum baju pramuka nyebur semua ke mesin cuci. Saya menyalakan motor dan berkendara ke rumah Kak Kwaran Serpong terlebih dahulu, baru setelah itu meluncur ke lokasi. Nah berikut ini laporan saya kak ...
Hari/Tanggal : Minggu, 22 Mei 2017
Waktu : Pukul 08.00 s/d 12.00 WIB
Tempat : Lapangan Desa Babakan, Seberang Hotel POP, BSD
Kegiatan : Latihan Gabungan
Kegiatan ini diikuti oleh 11 orang peserta, yang terdiri dari 5 orang penegak putri dan 6 penegak putra. Mereka berasal dari SMKN 01 Kota Tangerang Selatan dan SMKN 05 Kota Tangerang Selatan. Latihan Gabungan merupakan program Kegiatan Pramuka Penegak di Kwartir Ranting Serpong.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan, merupakan kegiatan survival sederhana yang harus diketahui oleh setiap orang. Kegiatan tersebut adalah :
1. Menyalakan Api dengan Pemantik
2. Tehnik Filtrasi dengan UAP
3. Kegiatan Tali Basic Prusiking dan Basic Rapeling
Di luar kegiatan tersebut, terdapat hal-hal baru yang belum diketahui Pramuka pada umumnya seperti alternatif makanan yang bisa dibawa saaat mendaki, kompor/api unggun cinta lingkungan, dan tehnik memasak makanan tanpa tersentuh api.
Kegiatan tersebut
Sudah hampir long week end lagi yah...
Sudah punya rencana akan beraktivitas apa week end kali ini?
Tapi saya yakin long week end kali ini tidak akan terlalu macet karena sebagian muslim Indonesia sedang menjalankan ibadah puasa.
Tapi bukan berarti karena puasa, kita membatasi gerak kak. Semangat harus tetap semangat pagi.
Serpong, 21 Mei 2017
Minggu pagi saya harus sudah berlari-lari kecil, lari-lari didalam rumah apalagi dari kamar tidur ke kamar mandi.
Ada apa gerangan? Hari ini Pramuka Serpong akan mengadakan kegiatan kak.
Biasanya pagi-pagi saya masih melekat dengan kasur dan saudara-saudaranya, hari ini harus bangun lebih pagi.
Setelah memilih-milih baju dan tentu saja mengenakannya, maklum baju pramuka nyebur semua ke mesin cuci. Saya menyalakan motor dan berkendara ke rumah Kak Kwaran Serpong terlebih dahulu, baru setelah itu meluncur ke lokasi. Nah berikut ini laporan saya kak ...
Hari/Tanggal : Minggu, 22 Mei 2017
Waktu : Pukul 08.00 s/d 12.00 WIB
Tempat : Lapangan Desa Babakan, Seberang Hotel POP, BSD
Kegiatan : Latihan Gabungan
Kegiatan ini diikuti oleh 11 orang peserta, yang terdiri dari 5 orang penegak putri dan 6 penegak putra. Mereka berasal dari SMKN 01 Kota Tangerang Selatan dan SMKN 05 Kota Tangerang Selatan. Latihan Gabungan merupakan program Kegiatan Pramuka Penegak di Kwartir Ranting Serpong.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan, merupakan kegiatan survival sederhana yang harus diketahui oleh setiap orang. Kegiatan tersebut adalah :
1. Menyalakan Api dengan Pemantik
2. Tehnik Filtrasi dengan UAP
3. Kegiatan Tali Basic Prusiking dan Basic Rapeling
Di luar kegiatan tersebut, terdapat hal-hal baru yang belum diketahui Pramuka pada umumnya seperti alternatif makanan yang bisa dibawa saaat mendaki, kompor/api unggun cinta lingkungan, dan tehnik memasak makanan tanpa tersentuh api.
Kegiatan tersebut
Apa itu Boys Brigade? (video)
Apa itu Boys Brigade?:kelompok anak muda ingris yg dilatih khusus dlm melaksanakan tugas khusus,yang berseragam khusus dgn ciri khas yakni memakai scraft dan bertopi bulat sprti topi yg di pakai boden powel,
kepulangan Boys Brigade (kelompok anak muda) karna tugas selesai selama di Afrika, kemudia mereka tertarik untuk melanjutkan latihan. Maka oleh sahabat Boden powell (Rusell Burnham), dikenalkan ilmu WoodCraft (tekpram) dan menjalani latihan base camp di Brownsea island.
Disitulah kegiatan Boys Brigade banyak disukai para anak muda inggris. Maka oleh boden powell dibentuklah pasukan boys scout =pasukan menggalang kekuatan /PENGGALANG.
Video Efek Pelantikan Saka Bhayangkara Kwartir Ranting Serpong
Video ini hanya bersifat kesenangan admin pribadi, tidak ada unsur perintah untuk dibuat
selamat menikmati, semoga terinspirasi :)
Bukan Pramuka, Tapi Seragam dan Karyanya Serupa, Apakah itu?
Mereka berseragam mirip Pramuka. Menggunakan setangan leher atau kacu, dan pakaian yang dipenuhi tanda-tanda. Perbedaannya pada warna seragam dan setangan lehernya. Bila pada anggota Gerakan Pramuka, setangan leher berwarna merah dan putih, maka mereka menggunakan setangan leher berwarna kuning. Mereka itulah yang menamakan dirinya Pathfinder.
Ini adalah kelompok kaum muda di bawah binaan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK). Selain tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia, Pahfinder juga mempunyai organisasi tingkat dunia, yang kemudian dibagi lagi dalam divisi-divisi sesuai wilayahnya. Pathfinder Indonesia masuk ke dalam Divisi Asia-Pasifik Selatan.
lanjutkan membaca... di halaman aslinya
Ini adalah kelompok kaum muda di bawah binaan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK). Selain tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia, Pahfinder juga mempunyai organisasi tingkat dunia, yang kemudian dibagi lagi dalam divisi-divisi sesuai wilayahnya. Pathfinder Indonesia masuk ke dalam Divisi Asia-Pasifik Selatan.
lanjutkan membaca... di halaman aslinya
desain animasi 3d logo tunas kelapa (gerakan pramuka)
semoga desain animasi 3d logo Tunas Kelapa (Gerakan Pramuka)
ini menginspirasi kakak-kakak semuanya :)
*tayadaK
cara ekstrim mendapatkan air di alam bebas
hai hai hai,,,,,udah sore,,,udah pada mandi kak kakak2 semua :)
kali ini aku coba share info, yang agak ekstrim, tapi tenang aja ini tidak berkaitan dengan kekerasan kok :) pernah suatu kali di pendakian gunung CIremai, sekitar tahun 2007
====
info gunung :- tahu kan, gunung Ciremai yang berlokasi di Cirebon itu, di sana sama sekali tidak terdapat sumber air setelah Pos pendaftaran. jadi sedapatnya air yang dibawa dari bawah harus mencukupi untuk 4 hari di atas gunung, dengan asumsi mendaki santai, satu hari setengah badan gunung. Jadi tinggal dihitung berapa botol air yang harus dibawa jika 6 orang dalam tim kami saat itu yang mendaki :)- intinya susah banget deh cari air- jadi dengan keadaan air yang harus dihemat itu, saya, yang tertua usianya saat pendakian, merasa harus menjaga persediaan air agar cukup untuk kebutuhan pendakian.===
dan pada saat pendakian, saya merasakan dahaga yang super, karena sedang teriknya pendakian (pos 1 - pos 2 bukit terbuka), karena merasa sayang dengan persediaan air yang dibawa, saya nekat minum apapun di sekitar saya, yang mengandung air yang pernah sy minum saat itu : air genangan di plastik sampah yang udah berwarna hijau lumut, air getah kedebong pisang yg saya tebok bagian bawahnya, (mencari akar rotan kaya di film2 itu sangat sulit)
intinya ada beberapa kasus ekstrim kesulitan air yang harus bisa diatasi, selain yang pernah admin alami di gunung. Dan ada juga tips yang super ekstrim ketika tidak ada sumber air sama sekali, lihat via link . Mungkin ada juga yang pernah lihat film 172 HOURS? hehe, pasti tahu ceritanya.
jadi, untuk beberapa kasus, seorang pramuka, juga harus pandai mencari akal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ketika sedang berkegiatan di alam bebas
:)
*tayadaK
Membuat tali dari bahan botol plastik (tutorial + video)
Yuk membuat tali dari bahan yang "hampir" tidak terpakai lagi. bahan-bahannya ada di sekitar rumah loh. Talinya berguna buat kegiatan berkemah, kebutuhan di rumah, dll. Daripada dibuang, yuk dibuat manfaat :)
mau tau ...klik aja caranya?
Seleksi Ranting Serpong dan Kwarcab Kota Tangerang Selatan untuk Jambore Nasional
Sebentar lagi ada Jambore Nasional tahun 2016 yang diselenggarakan di cibubur, yang anggota pramuka saya rasa sudah tahu informasinya dari jauh-jauh hari. Dan khususnya bagi Pramuka Penggalang sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut. Andainya waktu bisa di ulang saya ingin kembali ke masa-masa menjadi anggota Pramuka Penggalang ternyata banyak sekali ilmu yang dipelajari di tingkat ini yang terlewat oleh saya. Apa sih Jambore itu? Adakah yang tahu pengertiannya dari Jambore.
Jambore adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat ranting sampai tingkat nasional. Bahkan tingkat duniapun menyelenggarakan kegiatan serupa yang disebuta dengan Jambore Dunia (World Scout Jamboree). Nah, kalau menurut kamus oxford kanada etimologi dari jambore adalah sebuah pertemuan besar yang gaduh (riuh). (source)
![]() |
| kak Kwaran Serpong sedang memantau seleksi calon peserta Jambore Nasional 2016 tingkat Ranting |
![]() |
| para calon peserta seleksi Jambore Nasional 2016 tingkat Ranting |
Pengalaman saya dalam mengelola kegiatan jambore ranting, memang benar pertemuan besar pramuka penggalang yang gaduh (riuh) sampai berfikir ini penggalang batrenya baru terus yah 3 (tiga) hari kegiatan mereka ramai pagi, siang, sore seolah tiada lelahnya. Padahal kegiatan itu full day dari pagi sampai malam mereka baru beristirahat. Gak kebayang jika besok kegiatan Jambore Nasional Tahun 2016 seperti apa riuhnya di Cibubur, jadi berhayal ingin kembali lagi ke usia penggalang. Ikut serta dalam kegiatan Jambore adalah hal yang bisa jadi kebanggan diri, dan bisa jadi cerita untuk para calon pemuda penerus anggota pramuka.
Tapi yang dibahas kali ini bukanlah kegiatannya karena saya belum bisa melihat kegiatannya seperti apa, jelaslah kan belum di mulai! Menurut informasi yang saya dengar kegiatan ini akan penuh sekali dengan berbagai macam acara, yang diselenggarakan selama seminggu penuh. Masing-masing daerah diberikan kuota peserta (kebayang kalau tidak dikasih kuota pesertanya membludak), dan daerah juga membagi kuota ke kabupaten dan kota yang di bawahinya. Begitu juga Kwartir Cabang memberikan kuota kepada kwartir ranting kouta peserta yang di utusnya. Kwartir cabang kota tangerang selatan menerapkan sistem seleksi bagi peserta jambore nasional, begitu juga kwartir ranting menerapkan sistem yang sama kepada para calon peserta.
![]() |
| inilah mereka (yang penggalang), para peserta jamnas 2016 dari Ranting Serpong |
Kwartir Ranting Serpong pada tanggal 19 Maret 2016 mengundang gugus depan tingkat SMP untuk mengikuti seleksi calon peserta Jambore Nasional Tahun 2016. Dan di hadiri oleh 10 gugus depan tingkat SMP, dengan jumlah peserta sebanyak ... orang. Hasil seleksi dipilihlah 3 orang putra dan 3 orang putri dengan jumlah nilai yang memuaskan dan pada tanggal 20 Maret 2016 para calon peserta dari Kwartir Ranting di seleksi di tingkat Kwartir Cabang. Dengan sangat bangga peserta tersebut lolos ke tingkat Kwartir Cabang dengan prestasi 3 (tiga) besar, dan ditambah 1 orang putra yang lolos seleksi peserta garuda sebagai ketua regu.
Pertanggal satu April mereka sudah mulai melaksanakan TC
(admin : KN)
latihan pramuka menggunakan pemantik api --kalapahejo
Salam Pramuka
Latihan minggu kemarin di gudep kami adalah menggunakan alat pemantik api sebagai pengganti fungsi korek api
silakan disimak :)
Seri latihan pramuka pengisi kegiatan (kekompakan)
berpramuka, bagi sebagian orang adalah mengasyikan.
jangan sampai, saat sedang tidak bersemangat, lantas mentok ide-ide untuk memainkan sebuah permainan.
berikut kakak tampilkan yang minggu ini kami lakukan bersama adik-adik :)
jangan sampai, saat sedang tidak bersemangat, lantas mentok ide-ide untuk memainkan sebuah permainan.
berikut kakak tampilkan yang minggu ini kami lakukan bersama adik-adik :)
Langganan:
Postingan (Atom)
Follow Us
Popular Posts
-
dimulai - pramuka serpong
-
sejarah hammock (ayunan outdoor)
-
Sendok Garpu outdoor + gantungan kunci (free tali paracord)
-
Sukseskan Lomba Pramuka Tingkat V 2017
-
Menghindari badai dan petir di gunung (tips)
-
belajar membuat simpul bola (video)
-
ngebolang ke kampung antah berantah di Rumpin menuju...
-
Siapa yang membuat dasa dharma pramuka?
-
design cover menyambut Rapat Kerja Ranting Serpong Tahun 2017
-
Alat Masak Outdoor
Labels
- 3d
- 5 hari
- adventure
- aku pramuka serpong
- akupramukaserpong
- alat masak
- animasi
- asah otak
- atribut pramuka
- badai
- baden powell award
- baden-powell
- Banten
- belajar pramuka
- bengkulu
- bhayangkara
- bondan winarno
- boomerang
- botol plastik
- boys brigade
- BSD City
- bumerang
- cerita malam api unggun
- Cirebon
- cover
- craft
- dasa dharma
- dasadharma
- desain
- design
- doodle art
- doy
- expedisi
- firestarter
- games
- gerakan pramuka
- gergaji
- gudep agus salim
- gunung
- gunung ciremai
- hammock
- harimau
- indaba
- jambore
- jambore nasional
- jamnas
- jamnas 2016
- jualan
- kain sarung
- kalapahejo
- kata bijak
- kibar
- knotting
- kota tangerang selatan
- kwaran serpong
- kwartir ranting
- Kwartir Ranting Serpong
- latihan gabungan
- logo
- Logo Pramuka
- Lomba Tingkat 2017
- LT V 2017
- maknyus
- manik kayu
- membuat
- menaksir ketinggian
- multitool
- murah
- My Trip My Adventure
- order
- original
- outdoor
- pandega
- pathfinder
- pemantik api
- penegak
- penemu
- penggalang
- penggalang rakit
- permainan
- petir
- petualang
- pioneering
- pisau
- poster
- pramuka
- pramuka serpong
- pre order
- purna rainas 2017
- pusdiklatcab
- pusdiklatda
- pusdiklatnas
- quote
- raimuna nasional 2017
- rainas
- rapat kerja ranting
- SAK
- saka
- saka bhayangkara
- SAKO
- salam pramuka
- Satuan Komunitas
- scout
- segitiga kongruen
- sejarah
- selendang mahir
- sepeda motor
- serpong
- simpul
- skill outdoor
- stick
- sumatera
- survival
- swiss army knife
- symbol
- tali
- tali temali
- Tangerang Selatan
- Tangsel
- tebak-tebakan
- tips
- tongkat
- tunas kelapa
- tutorial
- victorinox
- video
- wood badge
.png)




















